Our Recent Posts

Archive

Tags

  • ARMY MAGAZINE

Nyalakan … BTS Menerangi Grammy!

Semua ARMY tahu bahwa tampil di Grammy adalah salah satu mimpi BTS, sebuah keinginan yang selalu mereka sebutkan di setiap wawancara. Dalam salah satu wawancara itu, RM memberitahu Esquire Magazine, hal itu akan menjadi langkah terakhir untuk melengkapi “perjalanan Amerika” mereka. Jadi, ketika tujuan itu, yang dulunya terlihat sulit digapai, akhirnya menghampiri, untuk BTS dan ARMY, emosi yang dirasakan sangatlah besar.


Kebanggaan yang ARMY rasakan tidak dapat disembunyikan. Bukan hanya karena BTS adalah band Korea pertama yang bisa tampil dalam acara penghargaan termasyhur itu, tetapi mereka juga adalah band Korea pertama yang dinominasikan dalam kategori utama, Best Pop Duo/Group Performance. Melihat nama BTS bersanding dengan artis pop papan atas, seperti Taylor Swift, Justin Bieber, Ariana Grande, dan Lady Gaga, membuat ARMY merasa bahwa kerja keras BTS akhirnya mendapatkan penghargaan yang mereka patut dapatkan.


Pagi hari tanggal 15 Maret (Waktu Korea) dimulai dengan ledakan Twitter ARMY yang dipenuhi dengan aktivitas menggembirakan, setiap lini masa dibanjiri dengan cinta untuk BTS. Semua orang menunggu dengan tidak sabar untuk acara pra-Grammy, ketika pemenang dari Best Pop Duo/Group Performance akan diumumkan.


Yang ARMY tidak sangka - walaupun dengan melihat ke belakang seharusnya kita sudah menduganya - adalah bahwa BTS juga menunggu pengumuman bersama dengan mereka. RM mengunggah pertanyaan di Weverse, “Apakah aku gemetar?..”, memberitahu ARMY bahwa dirinya sudah bangun dan menunggu dengan gelisah seperti mereka. Beberapa waktu kemudian, j-hope juga mengunggah pertanyaan yang sama di Weverse, “Apakah aku juga gemetar?” Mengetahui para anggota BTS menonton bersamaan dengan ARMY membuat suasana kegembiraan semakin meningkat.


Tertahannya napas semua ARMY dapat dirasakan di internet saat kata-kata, Best Pop Duo/Group Performance, terlihat di layar kaca. Waktu yang ditunggu telah tiba. Saat nama pemenang diumumkan, tidak ada jejak kesedihan di antara ARMY. Ya, ada kekecewaan, tetapi yang terlihat dalam setiap cuitan, dalam setiap penyebutan yang dibarengi dengan tagar #NyalakanBTS (#LightItUpBTS) dan #BTSHadiahTerbaikKami (#BTSOurGreatestPrize), adalah kebanggaan yang ARMY rasakan terhadap hal yang sudah dicapai oleh BTS.


Faktanya adalah bahwa BTS adalah dan akan selalu menjadi pemenang. Grup Korea - yang tidak diprediksi siapa pun - bernyanyi dalam bahasa Korea di hampir seluruh lagunya, tetapi bisa mendominasi pasar musik terbesar dan bersanding dengan beberapa nama besar dalam industri tersebut. Mereka telah memecahkan rekor yang dipegang oleh legenda, dan melanjutkan perjalanannya untuk menjadi legenda hidup dengan usaha mereka sendiri. Tidak memenangkan Grammy kali ini menjadi salah satu tujuan baru bagi ARMY dan BTS untuk dicapai.


Setelah itu, ketika BTS mengunggah video reaksi mereka terhadap pengumumannya, ARMY sadar bahwa mereka membuat pilihan yang tepat telah mencintai ketujuh pria ini. Rasa sakit dari kekecewaan masih terasa, karena yang ARMY inginkan adalah melihat BTS mendapatkan hal yang patut mereka dapatkan. Tetapi hari itu jauh dari kata berakhir, karena ARMY masih mengantisipasi penampilan bagai ledakan Dynamite yang dijanjikan, permainan kata disengaja.


Jika kamu memberikan BTS panggung, mereka akan menguasainya, dan astaga, BTS membuktikannya lagi. Terus terang, BTS adalah puncak dari acara Grammy. Mereka memberikan penampilan sekali seumur hidup, menyalakan langit malam dengan sedikit funk dan soul.


Tampil dalam versi buatan tata panggung Grammy di Korea Selatan, BTS membawakan lagu populer mereka yang masuk nominasi, Dynamite, memberikan penampilan panggung yang mengagumkan yang akan diingat dengan baik bertahun-tahun setelahnya. Penampilan itu diperkuat dengan koreografi mereka yang sinkron dan live vocal tanpa cela yang mengundang ajakan pernikahan dari grup HAIM.


Di sebuah senja yang dipenuhi pembatasan jarak dan lebih dari satu penampilan monoton, penampilan BTS adalah pemacu adrenalin yang dibutuhkan Grammy. Mereka tampil memakai setelan berwarna cerah, memesona para penonton. Untuk beberapa menit, BTS membuat semua yang menonton tersenyum, terbawa musik, dan melupakan pandemi yang mengamuk di luar sana.


Tetapi pada saat-saat setelah pertunjukan, setelah panggung yang mewah, glamor, dan fantastislah BTS bersinar paling terang. Mengetahui betapa kecewanya ARMY, dalam keadaan mengantuk mereka datang melalui VLive dan memakai media sosial untuk menghibur dan mendukung fandom mereka. Jimin berterima kasih kepada ARMY untuk pengalamannya, sedangkan j-hope mengingatkan kita bahwa pertarungan belum selesai, dan SUGA, Nostradamus dari BTS, memberi ARMY harapan, mencuitkan, “Lain kali pasti!”


BTS mungkin tidak membawa pulang penghargaan Grammy (tahun ini), tapi untuk semua orang yang menyaksikan penampilannya, BTS adalah pemenang terbesar malam itu. Jika ARMY bisa mengirim pesan kepada BTS secara langsung, pesan itu akan berbunyi, BTS, Kalian adalah hadiah terbesar ARMY, dan momen Grammy ini hanyalah sebuah awal.

Ditulis oleh: Lisa

Disunting oleh: Sanam

Didesain oleh: Rei

Diterjemahkan oleh: Risma

Terjemahan disunting oleh: Icha & Eka


Semua foto/video yang dibagikan di blog kami bukan milik ARMY Magazine. Segala bentuk pelanggaran hak cipta bukan hal yang disengaja.