• ARMY MAGAZINE

ANALISIS DARI SHADOW DAN EGO

Dua puluh empat detik. Jika berbicara soal angka, hanya itulah perbedaan antara Interlude: Shadow dan Outro: Ego. Hanya butuh sebagian kecil dari itu untuk melihat lagu-lagu ini (dan video musiknya) berbeda dengan bayangan dan ego itu sendiri. Jadi apa perbedaan dari kedua lagu ini? Apa persamaannya? Jangan ke mana-mana, ARMY! Ayo kita lihat bersama-sama!


Interlude: Shadow


Sebuah interlude dapat diartikan menjadi sebuah komposisi musik yang diselipkan ke dalam sebuah komposisi yang lebih panjang. Adanya Shadow sebagai interlude menandakan bahwa Map of the Soul: Persona dan Map of the Soul: 7 merupakan dua bagian dalam satu cerita yang sama. Tentunya ini bukanlah sebuah konsep yang baru untuk kita, ya kan ARMY? Kita tahu bahwa musik BTS dipresentasikan ke dalam beberapa era. Meskipun begitu, kali ini terasa berbeda. Jika kalian mengikuti teori Jung (atau membaca artikel kami dengan Dr. Stein), kalian akan tahu bahwa akan ada satu waktu dimana persona (pribadi) seseorang harus bertemu dan menerima shadow (bayangan) mereka sendiri. Mungkin hal ini telah terjadi seperti pada lagu Dionysus, sebuah lagu yang merayakan kebebasan dirimu dan penerimaan terhadap semua bagian dalam dirimu.


Menunjukkan shadow bisa jadi menakutkan. BTS harus mengeksplorasi konflik terkait mereka ingin menjadi siapa dan siapa persona mereka yang dilihat oleh publik. “Aku takut, terbang tinggi itu menakutkan,” SUGA menyanyikan rapnya, “Tidak ada satupun yang memberitahuku seberapa sepinya di atas sini. Aku bisa melompat di udara namun juga bisa terjun…” Ketika shadow itu semakin bisa diterima, BTS harus mencari tahu cara untuk menyelaraskan dengan persona. “Aku adalah kamu, kau adalah aku… kita ada dalam satu tubuh...kau tidak akan pernah bisa menghancurkanku,” kata SUGA. Hal ini menunjukkan bahwa BTS sekarang mengerti bahwa persona dan shadow adalah satu dan sama. Bukan saja mereka tidak mungkin dipisahkan, namun sesungguhnya kedua hal itu saling melengkapi satu sama lain. Mungkin inilah alasan mengapa SUGA memiliki dua warna mata yang berbeda pada menit 2:17 di trailer.


Outro: Ego


Sangat kontras dengan konsep Shadow yang gelap dan juga edgy, Ego adalah lagu yang sangat ceria seperti yang dapat kita harapkan dari J-Hope. Dengan nada yang ceria dan warna yang terang, video musiknya dimulai dengan kutipan yang sangat kita kenal: “We are now going to progress to some steps which are a bit more difficult. Ready, set, and begin.” (Kita sekarang akan masuk ke tahap selanjutnya yang mana akan sedikit lebih sulit. Bersedia, siap, dan mulai.) Kalian tahu kutipan itu kan? Apakah itu membuatmu antusias juga?


Dengan cepat, ARMY dibawa mundur kembali ke video musik favorit kita seperti yang ditayangkan di layar: Boy With Luv, Idol, Fake Love, DNA, Not Today, Spring Day, Boy Meets Evil, Save Me, Fire, Run, Dope, War of Hormone, Danger, Just One Day, Boy In Luv, N.O., We Are Bulletproof Pt.2, and No More Dream (semua klip ini muncul selama sepuluh detik, jadi maaf ya ARMY jika ada satu atau dua yang terlewatkan). Menggambarkan bagian dari jiwa kita yang menunjukkan tentang pikiran, kenangan, dan emosi, masuk akal jika video itu memperlihatkan semua klip tersebut.


“Aku kembali setiap hari, pada diriku yang kemarin,” J-Hope menyanyikan rapnya, “Namun di dunia ini, kau tahu, ada kebenaran yang tidak dapat diubah. Waktu terus melaju, tidak ada perkiraan, pengecualian, atau kemungkinan.” Menerima bayangan dirinya telah mengajarkan J-Hope untuk membiarkan masa lalunya dan terus melangkah maju. Pilihan tidak dapat berubah, maka lebih baik untuk mempercayai dirimu dan lihat ke depan. Pada akhirnya, jalannya pun akan bersinar.


Persamaan


Ketika konsep, warna, dan musikalitasnya sangat jauh berbeda, terdapat beberapa persamaan antara kedua video dan lagu ini. Pertama, kedua lagu ini dimulai dengan sebuah throwback: intro lagu Shadow berasal dari O!RUL8,2? sedangkan kata-kata di awal video musik Ego berasal dari 2 Cool 4 Skool. Kedua lagu ini merupakan lagu solo, tanpa disertai konfirmasi siapakah anggota BTS yang akan menyanyikan lagu ini dan akan muncul pada video musik. Dan tentu saja, keduanya berasal dari “Map of the Soul” karya Jung.


Sebagai ARMY, sangat menyenangkan melihat sisi yang berbeda dari BTS. Mendengar dan menonton Shadow selama sebulan dan selanjutnya dapat menikmati Ego adalah suatu hal yang menggembirakan. Bukan hanya kami saja yang merasakannya, ya kan?

Seperti biasa, kami sangat senang jika dapat mengetahui pendapat kalian! Dapatkah kalian memikirkan persamaan atau perbedaan yang lain? Apakah ada klip yang terlewatkan pada cuplikan kumpulan kenangan selama 10 detik yang tadi? Beri tahu kami apa yang kalian pikirkan di kolom komentar atau media sosial kami.


Purple you!


Ditulis oleh: Marcie

Disunting oleh: Tori

Didesain oleh: Connie

Diterjemahkan oleh: Pury


Semua foto dan video yang dibagikan di blog kami bukan milik ARMY Magazine. Segala bentuk pelanggaran hak cipta bukan hal yang disengaja.

©2020 by ARMY Magazine