Our Recent Posts

Archive

Tags

  • ARMY MAGAZINE

Subunit Bag. 2 Bakar Panggungnya dengan Subunit

Selamat datang di episode lainnya dari subunit-subunit BTS!


Sebelumnya, kita telah mendiskusikan tentang beberapa subunit BTS, mulai dari lagu latar drama Korea hingga kolaborasi dengan artis-artis Barat. Tapi tenang, masih banyak yang bisa kita bahas. Dalam blog ini, kita akan berfokus pada pembahasan mengenai subunit-subunit dari dua album terakhir BTS: MAP OF THE SOUL : 7 dan BE. Masing-masing subunit terdiri dari berbagai kombinasi berbeda, dan sangat sulit untuk menentukan subunit favorit karena mereka semua tampil dengan sangat menakjubkan. Sekarang, mari kita gali lebih dalam dan belajar tentang cerita-cerita mereka!


Jamais Vu oleh Jin, j-hope & Jungkook


Jamais Vu merupakan lagu balada penuh emosi namun tenang yang dinyanyikan oleh Jin dan Jungkook diiringi oleh rap lembut dari j-hope, yang memutuskan untuk menamai unit mereka “JanJanKook”. Mulai dari lirik hingga cara mereka membawakan lagunya, banyak pendengar yang setuju bahwa tema lagu ini secara keseluruhan sungguh menyayat hati. Judul lagunya diambil dari frasa bahasa Prancis, “jamais vu” yang berarti “tak pernah terlihat” secara harfiah. Fenomena psikologis ini terjadi ketika seseorang mengalami perasaan asing ketika sedang melakukan hal yang selalu mereka lakukan. Simpelnya, fenomena ini merupakan kebalikan dari “déjà vu”. Meskipun ada banyak cara untuk menginterpretasikan liriknya, namun yang kami pahami adalah karakter utama dari lagu ini sedang merasa bahwa hubungannya berada di ujung tanduk. Ketika ia menatap mata pasangannya─seperti yang biasa ia lakukan─ia merasa asing, seperti tidak mengenal pasangannya lagi. Tidakkah ini membuatmu ingin menangis? *menyambar tisu dan menangis dengan agresif*


Friends oleh Jimin & V


Jimin dan V, “The 95s”, terkenal dengan persahabatannya yang kental, dan menyaksikan mereka saling meledek namun kemudian memeluk satu sama lain pada akhirnya merupakan salah satu kegiatan favorit kita semua. Untuk merayakan persahabatan mereka, mereka berpasangan untuk menulis lagu yang indah berjudul Friends untuk album MOTS : 7. Dengan nada-nada ceria dan kombinasi yang sempurna antara nada tinggi Jimin dengan vokal V yang menggetarkan hati, lagu ini mengandung banyak candaan yang hanya dimengerti oleh mereka dan anekdot yang mengingatkan akan masa lalu keduanya. Insiden yang paling terkenal (juga paling lucu) pastilah perkelahian pangsit yang terus mereka bicarakan. Lagu ini juga menceritakan beberapa kisah lain yang mengharukan seperti ketika Jimin membelikan V dreamcatcher karena V terus bermimpi buruk atau ketika mereka berdua berlarian mengejar bus sepulang sekolah. Sungguh persahabatan yang murni!


Respect oleh RM & SUGA


Sebagai dua anggota terawal BTS, RM dan SUGA memiliki latar belakang yang mirip. Keduanya merupakan underground rapper yang sudah memiliki reputasi sebelum bergabung dengan Big Hit, dan keduanya sangat pandai bermain kata. Jadi ketika mereka berdua membentuk satu tim untuk memproduseri lagu bersama di album MOTS : 7, lagu mereka diharapkan memiliki arti yang mendalam dan mungkin, sedikit satir mengenai kondisi sosial terkini. Lagu ini, bagaimana pun, merupakan transkrip dari perbincangan RM dan SUGA beberapa tahun yang lalu. Mereka mendiskusikan arti dari kata respek, betapa sekarang orang-orang terlalu sering menggunakannya hingga kata tersebut mulai kehilangan arti yang sebenarnya. Meskipun memiliki arti yang berat, RM dan SUGA menampilkan Respect dengan cenderung santai dan membuatnya terdengar seperti sedang berdialog sungguhan. Dalam sebuah BANGTAN BOMB, SUGA menjelaskan bahwa hal tersebut dikarenakan ia merasa lagu-lagu lainnya di album tersebut sangat serius, dan ia ingin menampilkan sisi BTS yang lebih ceria (dan jenaka) lewat lagu ini. Yah, tentunya mereka berhasil!


Fly To My Room oleh SUGA, j-hope, Jimin & V


Datang dari album mereka yang terbaru, BE, 내 방을 여행하는 법 (Fly To My Room) sempurna sebagai pelepas stres akibat periode lockdown dan social distancing yang sungguh panjang. Kuartet ini secara tepat menggambarkan perasaan kita terhadap kamar kita sendiri setelah terkurung di dalamnya selama hampir satu tahun. Kamar kita sebelumnya merupakan suaka tempat kita berbaring setelah hari yang panjang dan tempat kita menyimpan mimpi-mimpi, namun sekarang, mau tidak mau kita merasa terhambat. Namun meskipun kita ingin sekali keluar, kita tahu bahwa sangat penting untuk tetap tinggal di kamar kita dan lebih baik berdamai dengan kenyataan karena bagaimana pun, kamar kita merupakan tempat teraman.


Stay oleh RM, Jin & Jungkook


Lagu ketujuh dari album BE, Stay, merupakan lagu EDM yang funky namun mengandung arti yang emosional. Dipertunjukkan dengan cantik oleh Jin, Jungkook, dan RM, lagu ini tidak akan gagal membuat kalian bangkit dari tempat duduk untuk menari. Namun, bukan BTS namanya jika lagunya tidak mengandung arti yang menyentuh. Sama seperti lagu lainnya dari album BE, Stay juga terinspirasi dari kejadian semasa pandemi. Dilarang bertemu secara langsung untuk sementara sungguh tak tertahankan bagi BTS dan ARMY, namun trio ini mengingatkan meskipun kita terpisah secara jasmani, kita akan selalu bersama di dalam hati. Nada tinggi Jin dan falsetto Jungkook terasa hangat, ditemani dengan rap yang kuat dari RM. Kami tidak sabar untuk mendengarnya secara langsung!


Jadi, subunit apa lagi yang ingin kalian lihat di masa depan, ARMY? Beri tahu kami di media sosial ya, dan jangan lupa untuk membaca blog Subunit Bag. 1 kami. Purple you!


Ditulis oleh: Avi

Disunting oleh: Alice

Didesain oleh: Leslie

Diterjemahkan oleh: Avi

Terjemahan disunting oleh: Indah & Ira


Semua foto/video yang dibagikan di blog kami bukan milik ARMY Magazine. Segala bentuk pelanggaran hak cipta bukan hal yang disengaja.