Our Recent Posts

Archive

Tags

  • ARMY MAGAZINE

LET'S (TALK ABOUT) BTS!

Pada tanggal 29 Maret, acara bincang-bincang yang sangat menyita perhatian, Let’s BTS!, ditayangkan di KBS2TV. Acara ini begitu dinantikan oleh ARMY, karena inilah acara wawancara penuh BTS yang pertama kalinya setelah sekian lama! Melalui acara bincang-bincang tersebut, BTS menyampaikan kabar terbaru mereka saat ini dan membahas lebih dalam mengenai ambisi dan aspirasi mereka selanjutnya. Acara selama 100 menit tersebut layaknya roller coaster yang menguras emosi bagi BTS dan ARMY, seiring dengan tampilan mereka, perbincangan mengenai perjuangan mereka, canda tawa serta rasa cinta dan sayang yang mereka tunjukkan untuk kita.

Ketujuh anggota BTS mengawali acara dengan menampilkan slow jam remix dari Dynamite. BTS tampil memukau dengan setelan warna putih bersih dengan latar belakang panggung bernuansa neon dan pergantian pemandangan kota yang mirip [suasana] Seoul di malam hari, sungguh penampilan yang spektakuler: karena penguasaan panggung dan penampilan BTS yang mampu mencuri hati kita dengan mudah!


Selanjutnya, dalam obrolan yang santai dengan pembawa acara, Shin Dongyeop, BTS berbicara dari hati ke hati mengenai Grammy. Mereka menyatakan kekecewaannya karena tidak berhasil menang, namun tetap optimis dan memandang sisi lain yang lebih indah. Mereka mengatakan jika tampil di panggung Grammy adalah suatu kehormatan karena menurut RM, tidak lebih dari 20 artis yang memiliki kesempatan itu! BTS juga mengungkapkan kisah di belakang panggung, ketika syuting penampilan mereka di Grammy.


Menjadi seorang idola bukanlah hal yang mudah, sebuah topik yang disinggung oleh BTS. Mereka menceritakan tentang cara mereka mengatasi stres dan kesulitan, terutama setelah pandemi dimulai. Jin menjelaskan tentang caranya menjadikan bermain game sebagai cara efektif menghilangkan stres, karena kegiatan itu memberinya kebahagiaan dan kepuasan. Kemudian, hal tersebut membuatnya jenuh kembali, tapi dia justru beralih untuk merefleksikan kehidupannya. Begitulah cara lagu Abyss diciptakan, liriknya menggambarkan ketika dia terkadang merasa kelelahan. Hal yang serupa, RM bercerita tentang mengunjungi berbagai pameran dan bersepeda untuk menghilangkan stres. SUGA menyatakan cara dia membaca dan menonton film, karena dia tidak bisa tampil [di panggung] dengan pandemi yang begitu berdampak besar dalam kehidupan mereka.

Sebuah bagian yang membuka wawasan dari segmen ini adalah ketika RM membicarakan tentang kesepian dan kebahagiaan. Dia menyatakan situasi masyarakat akhir-akhir ini yang kesulitan untuk menjadi teman bagi diri mereka, memicu perasaan kesepian yang akan datang selanjutnya. Dia juga menyatakan jika kebahagiaan dapat ditemukan hanya oleh diri sendiri, dan tidak ada satu pun orang yang mampu menemukannya untuk kita. BTS juga berbagi cerita mengenai tujuan mereka selanjutnya, yaitu Grammy dan tur stadion.

Demi kebahagiaan kita, BTS mengekspresikan emosi mereka sesungguhnya tentang tampil di depan ARMY. Mereka menggambarkan bahwa hal tersebut membuat mereka merinding, setiap kali para penggemar bersorak untuk mereka; Jimin dengan jelasnya mendeskripsikan perasaan tersebut sebagai, “jiwaku sedang ditarik dari dalam tubuhku.” Mereka bahkan menyebutkan jika mereka dapat tampil kembali setelah pandemi berakhir, mereka akan mengawalinya dengan ON, BTS membaca beberapa pujian yang dikirimkan ARMY dan benar-benar menikmatinya.

Segmen selanjutnya dari acara tersebut hanya bisa dideskripsikan dalam satu kata: kocak. Anggota BTS telah direkam sebelumnya untuk segmen khusus ini, saat mereka bermain sebuah permainan yang mengharuskan mereka untuk mengungkapkan hal-hal yang ingin mereka ucapkan dan dengar dari satu sama lain. Segmen tersebut adalah sebuah cara baru dan menyenangkan untuk saling berbagi tentang perasaan mereka sesungguhnya serta mengetahui beberapa lelucon mereka. RM mengawali permainan, dan beberapa saat setelah interaksi kocak mereka, diketahui jika RM ingin Jin mengatakan padanya, “Wah, RM, kau sungguh tampan!”

Permainan berlanjut, terus mengungkapkan berbagai hal yang luar biasa, seperti Jimin yang ingin mendengar pengakuan Jungkook jika dia selalu menirunya dan juga ketika Jin meminta SUGA untuk memberinya lagu. Kemampuan super j-hope mulai terlihat, ketika di sepanjang permainan, dia adalah satu-satunya yang mampu menebak anggota yang menulis pesan dan ditujukan untuk siapa pesan tersebut. Bukanlah sesuatu yang dilebih-lebihkan untuk mengatakan bahwa ARMY sangat menikmati segmen ini. Sungguh menyenangkan melihat BTS tertawa lepas setelah sekian lama.


Acara tersebut diakhiri dengan nada yang menyembuhkan dengan Life Goes On. Bagian yang mengejutkan bagi kita semua, termasuk BTS, adalah ketika ARMY ikut bernyanyi di bagian utama lagu melalui layar yang muncul di belakang mereka sesaat setelah V meneriakkan, “ARMY!” Momen tersebut merupakan kejutan yang membahagiakan bagi BTS, terlihat dari reaksi mereka yang awalnya terkejut kemudian berubah menjadi hangat, senyum yang menawan. Keterpaduannya yang sungguh sempurna, membuat kita semua emosional seraya membawa kembali perasaan luar biasa saat bernyanyi bersama BTS di stadion, meskipun hanya sesaat. Terima kasih kejutannya, ARMY!


Itulah kisah penutup untuk hari ini! Kami harap kalian menikmati acaranya sama seperti kami. Beri tahu kami bagian yang paling kalian nikmati sekaligus alasan kalian.


Ditulis oleh: Esha

Disunting oleh: Sanam

Didesain oleh: Rei

Diterjemahkan oleh: Lia

Terjemahan disunting oleh: Acha & Pury


Semua foto/video yang dibagikan di blog kami bukan milik ARMY Magazine. Segala bentuk pelanggaran hak cipta bukan hal yang disengaja.