• ARMY MAGAZINE

SEBUAH SURAT UNTUK BTS

Ketika meneliti tentang hidup penuh kesungguhan, peneliti dan penulis Brene Brown menemukan bahwa kunci untuk mencapai gaya hidup penuh kesungguhan adalah kerapuhan. Dr. Brown mendefinisikan kerapuhan sebagai “perasaan akan ketidakpastian, risiko, dan paparan emosi” dan juga “tempat lahirnya cinta, rasa memiliki, kebahagiaan, keberanian, empati, dan kreativitas.” Bukankah ini sangat serupa dengan esensi dari musik dan pesan dari BTS? Ulasan album Map of The Soul: 7 oleh RM adalah contoh sempurna dari kesungguhan - kedekatan alami dan kerapuhan.


Meskipun para anggota BTS selalu jujur dan terbuka mengenai diri mereka, 30 menit terakhir dari VLive RM untuk ulasan album Map of the Soul: 7 terasa berbeda. Apa yang membuatnya patut diperhatikan kali ini? Mengapa VLive ini berbeda?


Jawabannya akhirnya terkuak, RM mengizinkan ARMY melihat pergolakan emosi sesungguhnya yang terpancar sepanjang dia melakukan siaran VLive. Kita melihat emosi yang dia rasakan ketika membuat MOTS:7 serta rasa frustrasi dan kekecewaannya pada situasi tidak terduga yang mempengaruhi kegiatan promosi dan turnya. Selama satu jam dan empat puluh delapan menit, RM memperbolehkan kita tidak hanya melihat kebahagiaannya, tetapi juga kesedihannya. Kerapuhan RM meninggalkan pengaruh, emosinya beresonansi dengan kita sehingga kita semua menangis di akhir VLive-nya.


Setelah persiapan selama sepuluh bulan, waktu terlama yang BTS butuhkan untuk merilis album, tidak sulit untuk menduga betapa pentingnya album ini untuk BTS. Siaran pers mendeskripsikan albumnya sebagai tinjauan mengenai “luka dan kebijaksanaan yang mereka (BTS) kumpulkan sejak debut mereka di 2013”. Lebih jauh lagi, siaran pers tersebut menyatakan bahwa “MOTS: 7 adalah konfirmasi yang menenangkan untuk BTS dan ARMY tentang arah yang BTS telah dan akan jelajahi.” Informasi ini dipertegas oleh RM ketika dia mengatakan di akhir ulasan albumnya bahwa jika seseorang ingin mempelajari, memahami, atau mengetahui kisah BTS, yang harus mereka lakukan hanyalah mendengarkan MOTS: 7; di sanalah jawabannya berada.


Ketika VLive berlanjut dan RM membagikan beberapa aspek MOTS: 7 yang berbeda, perasaan cinta yang BTS tuangkan dalam album bisa dirasakan melalui layar. RM mendiskusikan betapa kata-kata yang dia tulis menyentuh hatinya, membangkitkan kenangan, dan ruang-ruang di hatinya yang tersentuh oleh kata-kata tersebut. RM membagikan kebahagiaan yang dia rasakan ketika menulis Respect, dan kelembutan hati yang dia rasakan ketika mengerjakan lagu-lagu seperti Inner Child dan My Time. Dia bercerita tentang emosi kuat yang terkait dalam proses kreatif pengerjaan lagu Louder Than Bombs dan We Are Bulletproof: The Eternal, di antara lagu-lagu lainnya.


Jelang akhir VLive, kebanggaan akan rilisnya MOTS: 7 sedikit dibayangi oleh kekecewaan karena mereka tidak bisa menikmati comeback seperti yang mereka inginkan. MOTS: 7 telah melalui perencanaan selama sepuluh bulan, dan lebih jauh, kerja keras selama 7 tahun. Seharusnya comeback ini adalah perayaan bersama ARMY. Tidak hanya secara virtual melalui penjualan album, namun juga secara fisik melalui pertunjukan comeback dan konser. Bisa dimengerti jika para anggota BTS merasa patah hati dan frustrasi karena momen spesial ini dirusak oleh situasi di luar kontrol mereka. ARMY bisa melihat ketidakpuasan, kepasrahan, dan kesedihan karena tidak bisa membagikan kerja keras dan perasaan mereka kepada kita.


RM berkata bahwa BTS berusaha untuk tetap semangat, bahwa dia, sebagai pemimpin, mencoba untuk tetap fokus untuk timnya, tetapi dia tetap merasa marah setelah penampilan mereka. Kita melihat betapa semangatnya RM berbicara tentang harapan - harapan yang dia ingin musik BTS dan BTS sendiri bawa. Momen ini merangkum mereka dengan sempurna. Ketika mereka menghadapi kesedihan mereka sendiri, RM masih memiliki waktu untuk memikirkan yang lainnya.


RM mengakhiri VLive-nya dengan 사랑해요 (saya cinta kamu), dan semua rasa sayang dan peduli yang tulus, terdengar nyata dalam suaranya, terlihat di matanya dan wajahnya, dan menghangatkan hati kita. Dia tetap bersedia membagikan pikirannya selama masa-masa sulit ini.


Inilah BTS, selalu memberikan ARMY momen-momen tulus melalui penampilan dan musik mereka. Dengan cinta yang dimiliki BTS untuk satu sama lain, kebahagiaan yang mereka temukan di Run BTS! atau Bon Voyage, mereka memberikan kita keberanian untuk percaya bahwa kita mampu mencintai diri sendiri, mereka mengajarkan empati kepada sesama, dan membantu kita bersatu sebagai keluarga. Ruang yang BTS ciptakan ini memelihara kreativitas BTS dan ARMY.

Ketika hari bertambah dan hidup dipengaruhi oleh hal-hal yang tidak pernah kita duga, VLive RM merawat ketulusan antara BTS dan ARMY di seluruh dunia. Seseorang mungkin akan menyebutnya cinta.


BTS 사랑해요 (Cinta kamu, BTS)


- Adorable Representative M.C for Youth (ARMY) kalian


Ditulis oleh: Lee

Disunting oleh: LJ dan Hel.B

Didesain oleh: Achan

Diterjemahkan oleh: Ira


©2020 by ARMY Magazine