• ARMY MAGAZINE

BLOG SPESIAL: KESEHATAN TUBUH DAN PIKIRAN - BERBINCANG BERSAMA JEN LEWIS

Saat ini kita telah memasuki tahun yang baru, ARMY! Kalian tahu apa artinya itu? Resolusi Tahun Baru! Jika kalian sama seperti kami di AM, berarti kalian telah memutuskan untuk memperbaiki diri di dekade yang baru ini. Kalian mungkin ingin jadi lebih sering minum air putih, lebih sering menggerakkan tubuh kalian, atau bahkan lebih sering melakukan “Namjooning”. BTS telah menginspirasi kita semua untuk lebih mencintai diri kita setiap hari, seperti apapun caranya. Jadi, apapun hal yang sudah kalian pilih, kami harap kalian melakukannya dengan sepenuh hati.


Dengan semangat untuk mencintai diri sendiri, kami duduk bersama dan berbincang dengan pelatih fitness yang juga seorang ARMY, Jen Lewis. Terima kasih untuk ARMY, karena atas dukungannya Jen baru-baru ini sukses dengan kelas fitness online-nya. Ketika dia memposting cuitan berisi potongan video selama 26 detik melakukan olahraga intensitas tinggi yang diiringi lagu Dionysus pada Mei 2019, dia langsung tahu sebesar apa kita mencintai semua aspek dari musik BTS. Jika kita dapat menikmati musik mereka sambil mencintai diri kita di waktu yang sama, maka itu lebih baik. Ayo bergabung bersama kami dalam wawancara ini dan kunjungi juga akun Twitter milik Jen (@therealjenlewis) atau YouTube pribadinya (Cardia Party Mashup Fitness) untuk memberikannya purple love.


P: Terima kasih telah meluangkan waktu untuk berbincang dengan ARMY Magazine hari ini ya, Jen. Coba ceritakan sedikit mengenai pengalaman fitness-mu.


Aku pertama kali masuk ke dunia fitness saat usiaku sekitar 23 tahun. Aku berjuang dengan ketidaktahuan akan tujuan hidupku, namun aku tahu bahwa aku ingin berkecimpung di bidang artistik dan mengajar. Aku juga tahu bahwa aku ingin membantu orang lain. Seorang teman kemudian mengundangku ke sebuah kelas fitness di tempat olahraga terdekat dan aku sangat menyukainya. Aku sangat suka beragam kelompok orang dan energi yang menyertainya. Aku juga melihat bagaimana hidup seseorang dapat berubah, bukan hanya di dalam, namun juga dari luar. Aku langsung mengambil kelas latihan untuk menjadi seorang instruktur fitness dan mulai menjadi instruktur pengganti di kelas-kelas. Lalu sekitar setahun kemudian, akhirnya aku mendapatkan sendiri kelasku dan mulai mengajar sejak saat itu.


P: Video pertamamu yang menampilkan BTS adalah 2 tahun yang lalu dan lagu yang digunakan adalah MIC Drop. Apakah kamu merupakan seorang penggemar musik mereka pada saat itu, atau kamu memilih lagu itu karena ketukannya yang cocok untuk kardio?


Aku memilih lagu itu karena ketukannya. Aku selalu mengecek tangga lagu iTunes untuk melihat lagu-lagu apa saja yang baru dirilis. Suatu hari aku melihat sebuah lagu berjudul MIC Drop dan menyadari bahwa lagu itu dibawakan oleh grup yang tidak pernah aku dengar sebelumnya. Aku melihat aliran musiknya terdaftar ke dalam K-Pop dan setelah mencari tahu akhirnya aku mengerti bahwa artinya adalah musik Pop Korea. Teman baikku dari kelas yang sama, yang juga seorang instruktur adalah orang Korea, jadi aku mengiriminya pesan dan bertanya padanya apakah dia pernah mendengar BTS sebelumnya. Dia bilang bahwa dia tahu mengenai K-Pop namun tidak pernah mendengar mengenai BTS. Aku mendengarkan lagunya dan langsung mengiriminya pesan lagi. Aku sangat antusias dan berpikir bahwa lagu mereka sangat cocok dengan kelas kita! Dan juga sejujurnya pada saat itu, aku sedang merasa frustasi dalam mencari lagu yang bagus dan energik untuk digunakan di kelas kardioku. Aku juga sangat pilih-pilih soal lagu yang aku pikir bagus. Saat kamu melakukannya setiap hari, kamu akan merasa lelah mendengar lagu yang sama terus menerus. Namun ketika pertama kali aku mendengar lagu mereka, aku merasa terpesona. Rasanya seperti ada ruang kosong yang diisi oleh satu grup musik. Aku menggunakan MIC Drop di kelas pada minggu selanjutnya.


P: Wah keren! Apakah kelasmu diterima dengan baik sejak awal?


Ya! Bahkan tidak ada satupun orang di kelasku yang menanyakan hal itu. Kami selalu menggunakan lagu dari beragam artis di kelas, namun aku tetap senang melihat mereka tidak terganggu dengan penggunaan lagu dalam bahasa yang berbeda. Ketika mereka melihat betapa sukanya aku pada lagu itu, membuat mereka menyukainya juga. Semenjak itu, aku mulai mencari album-album BTS, aku akan mengecek setiap lagu dan mendengarkan sample lagunya di iTunes. Aku menemukan lagu dengan ketukan yang energik dan kemudian menggunakannya di kelas. Setelah latihan dengan MIC Drop, kelasku berlatih menggunakan Fire, We are Bulletproof pt. 2, Idol, Am I Wrong, Dionysus, dan masih banyak yang lainnya.


P: Kita semua punya cerita bagaimana kita menjadi ARMY. Bagaimana denganmu?


Jadi saat itu aku menggunakan lagu-lagu mereka di kelasku, namun aku tidak tahu satupun nama mereka kecuali RM. Lalu pada bulan April yang lalu, temanku yang waktu itu, mengirimiku pesan dan mengatakan bahwa BTS tampil di SNL. Aku menonton penampilan mereka dan langsung memutuskan kalau aku harus tahu lebih banyak mengenai mereka. Ada sesuatu yang berbeda dari mereka. Aku mulai menonton beberapa video tentang semua anggota BTS di YouTube dan menyadari kalau mereka lebih dari sekadar sebuah grup dengan musik yang bagus untuk olahraga. Grup ini punya sebuah pesan yang sangat mengena untukku. Aku mulai mendengarkan banyak musik mereka yang lain dan tidak hanya lagu yang memiliki ketukan cepat. Beberapa hari setelahnya, aku memutuskan untuk memposting sebuah potongan video di Twitter berisi kelasku yang berlatih menggunakan lagu Dionysus. Harapanku agar orang-orang melihat bahwa mereka bisa berolahraga dengan musik BTS jika mereka mau. Aku tidak memikirkan apapun akan terjadi karena aku tidak memiliki pengikut di Twitter. Aku terkejut dengan respon yang kudapatkan, semua orang sangat senang melihat musik BTS digunakan di sebuah kelas olahraga.


P: Apakah berinteraksi dengan ARMY mempengaruhimu dalam suatu hal?


Dukungan dan dorongan dari semua orang sangat menginspirasiku. Aku belum pernah mendapatkannya dari fanbase artis lain. Aku dapat melihat seberapa besar ARMY mencintai semua anggota BTS dan betapa mereka sangat bangga ketika tahu seseorang menggunakan musik BTS di depan publik.


Sejak saat itu, aku menggali lebih dalam mengenai BTS karena aku ingin tahu lebih banyak mengenai mereka. Aku benar-benar suka atas apapun yang aku temukan. Faktanya, sekarang aku mendapatkan lebih banyak masalah untuk menemukan musik bagi kelas fitness-ku karena aku memberikan standar yang tinggi untuk setiap lagu yang dirilis. Selain itu, menggunakan musik mereka dan berteman dengan ARMY mendorongku untuk melakukan sesuatu hal lebih baik lagi daripada sebelumnya. Aku selalu memiliki keinginan untuk mengajak orang agar menjadi sehat dan rajin berolahraga. Aku selalu yakin bahwa melakukan olahraga sangat bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Namun para anggota BTS telah menunjukkan padaku bahwa masih banyak yang bisa kulakukan. Masih banyak orang yang aku bisa ajak.


P: Baru-baru ini kamu mulai memasukkan semua level fitness dalam rutinitas olahragamu yang terbaru. Kami sangat suka ide ini! Mengapa ini menjadi penting bagimu?


Sejujurnya, BTS dan pesan mereka adalah alasanku untuk mulai melakukan olahraga dengan 3 level. Setiap orang berhak mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki kesehatan mereka, berolahraga tepat di tempat mereka berada, dan setiap orang punya suatu kebutuhan. Aku ingin jadi seseorang yang dapat membantu untuk memenuhi kebutuhan itu. Aku sangat bersyukur telah menemukan BTS dan musik mereka 2 tahun yang lalu. Dan aku sangat bersyukur bahwa melalui mereka, aku diperkenalkan dengan BTS ARMY. Satu-satunya harapanku adalah aku dapat menemukan keduanya lebih cepat. Aku berharap dapat terus menyebarkan pentingnya kesehatan dan olahraga pada dunia dan aku berharap dapat melakukannya melalui musik luar biasa yang BTS berikan pada kita.


Ditulis oleh: Marcie

Diedit oleh: Hel. B

Didesain oleh: Connie

Diterjemahkan oleh: Pury

Semua foto dan video yang dibagikan di blog kami bukan milik ARMY Magazine. Segala bentuk pelanggaran hak cipta bukan hal yang disengaja.

©2020 by ARMY Magazine